DOKTOR SYUKUR MANDAR: BUNKER FEBRIE SUMBERNYA DARI KORUPSI DAN BACKING PEJABAT

Forum Keadilan TV
Forum Keadilan TV
Dr. Syukur Mandar membeberkan bahwa bunker yang ada di rumah mantan Jaksa Agung Muda bidang Pidana Khusus pada Kejaksaan Agung (Jampidsus Kejagung) Febrie Adriansyah berasal dari uang korupsi dan backing pejabat. Selain itu, ia juga mengatakan bahwa ada dugaan pengendalian pasukan TNI untuk menjaga rumah Jampidsus oleh seseorang yang berada di lingkungan Presiden berinisial "SS".

Dr. Syukur Mandar mengungkapnya lewat podcast Madilog Forum Keadilan berikut ini secara kritis dan mendalam.*

Host: Indra J Piliang - Sejarawan
Narasumber: Doktor Syukur Mandar - Pengamat Kebijakan Publik

For Partnership, Please Contact:
bisnis@forumkeadilan.com
https://wa.me/628119899090

Dapatkan informasi terkini isu-isu hukum dan politik di Indonesia dengan Forum Keadilan. Download aplikasinya sekarang!
Playstore https://tinyurl.com/forumkeadilanplaystore
AppStore https://tinyurl.com/forumkeadilanapps
Portal https://forumkeadilan.com/

Apakah Anda peduli dengan isu-isu keadilan sosial dan ingin berkontribusi dalam menciptakan perubahan positif? Forum Keadilan adalah tempat yang tepat untuk Anda! Ikuti kami sekarang di:
YouTube https://www.youtube.com/@forumkeadilanTV
Instagram https://www.instagram.com/forumkeadilantv
FB https://www.facebook.com/forumkeadilandotcom
Tiktok https://www.tiktok.com/@forumkeadilantv

#syukurmandar #febrieadriansyah #jampidsus #kejagung #podcastmadilog #forumkeadilan #indrajpiliang #politikindonesia #penegakanhukum #beritapolitik #podcastindonesia #korupsibatubara
Show more
Forum Keadilan Forum Keadilan TV Forum Majalah Forum Berita Forum Podcast Forum Hukum Politik Hukum Politik Breaking News News Update Berita Terkini Berita Terupdate Diskusi Politik Viral Podcast Berita Harian Analisis Berita Berita Populer Viral Berita Terbaru Berita Viral Berita Lokal Berita Politik Kebijakan Publik Madilog Febrie Adriansyah Jampidsus Jokowi Prabowo TNI Kapolri Jaksa Agung Kejagung Korupsi Berita Tan Kian DPR Perampasan Aset Solo